Big Bang Nucleosynthesis: Fase Awal Alam Semesta

Big Bang Nucleosynthesis atau lebih sering dikenal sebagai Primordial Nucleosynthesis adalah suatu fase yang diyakini oleh para ilmuwan 10 detik sampai 20 menit setelah Big Bang terjadi. Di dalam lini waktu ini, kalkulasi menunjukkan formasi awal dari helium alam semesta, diketahui sebagai isotop Helium-4 (4He), bersamaan dengan isotop Deuterium (2H/D), isotop Helium-3 (3He), dan jumlah kecil dari Lithium-7 (7Li).

Rantai Reaksi Nuklir Big Bang Nucleosynthesis
Rantai reaksi nuklir dari BBN

Sekuensinya, Big Bang Nucleosynthesis ini dimulai 10 detik setelah dentuman besar terjadi, yang menjadi awal mula alam semesta kita.

Saat itu alam semesta mulai mendingin dan memperbolehkan nukleus deuterium untuk selamat dari gangguan super energi proton. Tentu saja jika kamu bertanya soal proton dan neutron sebenarnya sudah mendigin terlebih dahulu dari nukleus deuterium ini. 

Karakteristik

Ciri-ciri dari Big Bang Nucleosynthesis (BBN) adalah:
  • Kondisi awal dari rasio proton dan neutron sudah diset lebih awal, yaitu 1 detik setelah dentuman besar terjadi.
  • Fusi dari reaksi nuklir ini terjadi antara 10 detik sampai 20 menit setelah big bang terjadi; hal ini menunjukkan korespondensi dengan rentang suhu alam semesta yang saat itu mulai mendingin sedikit demi sedikit dan memperbolehkan deuterium selamat.
  • Hal ini menyebar, sampai ke alam semesta yang kita ketahui sekarang ini.

Semoga artikel ini menjadi bermanfaat bagi bahan pelajaran, khususnya jurusan astronomi.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Big Bang Nucleosynthesis: Fase Awal Alam Semesta"

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak! :)