5 Planet Paling Laik Huni

planet layak huni
Planet merupakan objek alam semesta yang berbentuk bulat pepat dengan massa yang cukup untuk dapat menahan gravitasi serta mengorbit bintang induk maupun bekas sistem surya. Sebuah objek alam semesta dapat dikatakan planet juga apabila jalur orbitnya tidak diganggu oleh planet lain.

Berbicara mengenai planet, apa sih yang membuat planet Bumi kita ini menjadi sangat laik huni? Apakah ada sesuatu yang spesial? Tentu saja, air! Air merupakan komponen utama dalam menciptakan kehidupan, tanpa ada air maka kehidupan tidak akan berjalan lancar.

Ketika Bumi bertabrakan dengan komet yang sedang melintas, komet tersebut membawa unsur mineral dan menjadikannya air serta oksigen di Bumi, dulu Bumi memang dipenuhi oleh lautan, tapi seiring berjalannya waktu, karena adanya sebuah gunung berapi, maka Bumi menjadi tempat dengan daratan.

Makhluk hidup pertama yang diketahui berada di Bumi adalah sebuah mikroorganisme yang kemudian membelah diri/reproduksi menjadi lebih banyak dan banyak. Lalu mengapa mikroorganisme dapat menciptakan kehidupan seperti sekarang? Tentu saja, mereka memiliki DNA yang dibawa dan dapat diubah seiring berjalannya waktu evolusi.

Tetapi, tentu saja mungkin dengan intelijensi manusia sekarang yang tinggi, kita pernah berpikir, pernahkah atau adakah kehidupan lain selain di Bumi, di angkasa nan jauh di sana?

Pernyataan tersebut bahkan menjadi populer ketika ilmuwan Enrico Fermi menyatakannya kepada publik, hingga dikenal sekarang sebagai fermi paradox, yaitu kontradiksi antara adanya kemungkinan peradaban yang mungkin hidup di Alam Semesta.

Artikel mengenai kehidupan di luar Bumi  sudah dipos oleh sainsologi, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan artikel tentang planet yang dapat menopang untuk kehidupan manusia kelak. Apa sajakah itu? Cek 5 daftar berikut ya!

Prolog

Saya ingin menuliskan tentang awalnya terlebih dahulu, mengapa bisa sebuah planet dapat dikategorikan sebagai layak huni? Selain dari unsur air, ternyata memang ada, parameter pengukurnya diberi nama Earth Similarity Index, singkat saja ESI.

ESI adalah metode pengukuran seberapa mirip suatu planet dapat disandingkan dengan Bumi, skalanya berada antara 0 hingga 1. Tentu saja, dengan begini kita dapat mengetahui planet tersebut dapat menjadi kehidupan bagi manusia karena mirip dengan bumi.

Jika kamu ingin mengetahui bagaimana cara menghitungnya, sila cek rumus berikut 
kemiripan planet dengan bumi
Secara respektif, parameter properti 
format parameter layak huni dan xi0 adalah bagaimana bentuk ekstraterestrial dari planet yang akan diukur.

Lihat artikel Earth Similarity Index.

#1 Kepler 438b

dari planet kepler 438b
Ilustrasi ukuran yang hampir sama dengan bumi, mengenai planet itu sendiri belum ada ilustrasi pasti!
Kepler-438b (ESI = 0.88) mengorbit bintang induk Kepler-438 dan berada jauh serkitar 470 tahun cahaya dari bumi. Memang bisa dibilang sangat jauh bagi manusia untuk menjangkau planet ini dengan teknologi yang ada sekarang, tetapi planet ini diketahui sebagai planet dengan nilai ESI tertinggi sepanjang sejarah penemuannya.

Sangat disayangkan sekali, aktivitas bintang induknya yang sering memberikan jilatan api disertai coronal mass ejection (CME) yang kuat, dapat merusak atmosfer yang ada di planet ini. Jadi, bisa dikatakan, planet ini tidak dapat dihuni untutk sementara hingga atmosfernya stabil.

#2 Gliese 667Cc

ilustrasi Gliese 667Cc
Ilustrasi Gliese 667Cc. Sangat mirip dengan bumi kan?
Gliese 667Cc (ESI = 0.85) adalah planet yang ditemukan pada tahun 2011 mengorbit sebuah bintang katai merah pada triple-star system Gliese 667, jarak yang diketahui manusia untuk sampai ke bintang ini adalah 24 tahun cahaya, pada dasarnya bisa dicapai namun juga membutuhkan waktu yang lama bagi teknologi manusia yang sekarang.

#3 Kepler 442b

Kepler 442b
ilustrasi wahana kepler dengan kepler 442 sistem surya
Kepler 442b (ESI = 0.84) adalah planet yang terletak 1120 tahun cahaya dari bumi, sangat jauh dan sangat sulit untuk mencapai ke sana, pada dasarnya kemungkinan planet ini memiliki unsur bebatuan walaupun letaknya jauh, dan planet ini juga mempunyai ukuran sebesar 1.3 bumi, tidak berbeda jauh serta periode orbitnya 112 hari dan skala suhu terendahnya bisa mencapai -42°C.


#4 Kepler 62e & 62f

kepler 62e
ilustrasi Kepler-62e
Pada sistem surya yang sama, 2 planet ini dikatakan mampu dijadikan sebagai tempat tinggal manusia sentara/laik huni dengan begitu, nilai ESI kedua planet ini adalah 0.83 & 0.67. Kedua planet ini berada pada jarak sekitar 1200 tahun cahaya dari bumi. 


kepler 62f
ilustrasi kepler 62f


#5 Kepler 452b

Kepler 452b (ESI = 0.83) ditemukan pada tahun 2015 dan diketahui mempunyai 1.6 lebih besar dari bumi, walau jaraknya jauh sekitar 1600 tahun cahaya, planet ini memiliki kemungkinan adanya komponen bebatuan di dalamnya. Pada kondisi seperti ini, air yang mencair mungkin ada di planet ini, tergantung dari komposisi atmosfernya.
kepler 452b
konsep artis soal planet kepler 452b

Seperti yang kalian lihat dalam 5 daftar tersebut, mungkin saja ada planet yang dikatakan tidak dapat dihuni karena aktivitas dari bintangnya itu sendiri, bisa saja bintang katai merah tersebut melakukan aktivitas menyebarkan radiasi elektromagnetik dalam jumlah berlebihan yang dapat merusak atmosfer planetnya.

#Bonus Proxima Centauri b

Plane layak huni Proxima b
ilustrasi Proxima b
Proxima b menjadi kemungkinan planet yang dapat menggantikan bumi di masa yang akan datang, jaraknya juga sangat dekat dari bumi, yakni 4,2 tahun cahaya, tentunya dapat dirahi manusia dengan waktu yang lebih singkat daripada kandidat planet layak huni yang lain. 

Planet ini mempunyai periode orbit 11 hari, sehingga dalam 11 hari kamu sudah dapat berulang tahun di planet ini, hebat bukan?!

-Stellarix

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Planet Paling Laik Huni"

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak! :)