Seberapa Tinggi Tsunami dapat Dicapai di Muka Bumi?

Gedung Tsunami
Tsunami adalah bencana alam paling mematikan yaitu naiknya ombak laut karena beberapa faktor. Kata Tsunami sendiri berasal dari huruf jepang yang berarti "Ombak Pelabuhan"

Dalam beberapa tahun terakhir, mungkin kamu ingat tentang 2 bencana Tsunami yang terjadi di lautan aceh (sumatra) dan lautan Jepang.

Tsunami  yang pertama adalah Tsunami Aceh tahun 2004, tsunami aceh ini dijuluki sebagai tsunami paling mematikan dalam 1 milenium terakhir, Tsunami ini merenggut lebih dari 250.000 korban jiwa dan 120.000 korban luka-luka dengan puluhan ribu orang dilaporkan menghilang.

Pada Tsunami Aceh, ketinggian ombak dapat mencapai 30m di Banda Aceh dan lebih dari 10m di beberapa tempat tertentu.
Aceh Tsunami

Namun ketinggian ombak tersebut tidak seberapa dengan tsunami yang terjadi di Jepang tahun 2011, tsunami di Jepang tahun 2011 mencapai puncak ketinggian ombak sampai dengan 40m.

Sementara Tsunami di Aceh adalah yang paling mematikan, tsunami di Jepang justru malah menjadi yang paling merugikan, karena Tsunami di Jepang kala itu merenggut kerugian mencapai $380 miliar dolar amerika, yang setara dengan total Gross Domestic Product (GDP) atau dikenal dengan Bruto Produk Domestik dari negara Uni Emirate Arab.

Pola yang akan kita bahas kali ini adalah tentang seberapa tinggi ombak bumi dapat dicapai di muka Bumi ini?

Tinggi suatu ombak merupakan suatu pertanda atau faktor apakah ombak tersebut adalah Tsunami atau tidak, tinggi minimal untuk disebut sebagai Tsunami adalah 30cm, namun kebanyakan orang mengabaikan Tsunami 30cm sehnigga tidak dapat disebut Tsunami. Fakta uniknya, para peselancar memanfaatkan ombak ini.
Mantab Jiwa

Dalam Sains, ombak yang menjulang tinggi hingga 100m atau lebih disebut sebagai MegaTsunami. MegaTsunami biasanya terjadi apabila suatu objek yang masif massanya menabrak daerah lautan luas.

MegaTsunami pernah terjadi di Alaska pada tahun 1958, kala itu gempa bumi menimpa daerah Alaska yang bermagnitudo 7,7 skala mercalli dan menciptakan ombak megatsunami setinggi 525m atau hampir setara dengan gedung One World Trade Center, New York, Amerika Serikat (541m).

Tetapi, MegaTsunami tersebut tidak ada apa-apanya dengan megatsunami yang terjadi 1.5 juta tahun yang lalu di pulai Molokai, Hawaii. Kala itu di pulau Molokai, terdapat sebuah Gunung yang bernama Gunung Molokai dan gunung tersebut 1/3 bagiannya terpecah ke dalam laut sehingga menciptakan ombak sebesar 600m atau setara dengan 4 Piramid Giza di Mesir yang disatukan.

Sayangnya, MegaTsunami di Hawaii juga tidak kalah bandingnya dengan megatsunami yang terajadi di lautan Gulf Meksiko, 66 Juta tahun yang lalu saat sebuah Asteroid berdiameter 10m menabrak Bumi. Peristiwa ini juga dikenal sebagai peristiwa kepunahannya Dinosaurus (pada zaman Kretasius)
Dan asteroid yang menabrak lautan gulf meksiko ini menciptakan ombak setinggi 5 km, hampir setinggi Gunung Everest dan gunung-gunung lain di indonesia.

Butuh 2 Juta Tsar Bomba, yaitu bom termonuklir dengan kekuatan terbesar yang pernah diciptakan manusia untuk menyamakan kekuatannya dengan peristiwa katastrofi 66 juta tahun yang lalu.
Dan itulah yang tertinggi sepanjang sejarah.....

Semoga bermanfaat

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Seberapa Tinggi Tsunami dapat Dicapai di Muka Bumi?"

Berkomentarlah dengan bijak! :)